BPOM : Obat Ber-PPA Aman

http://caralangsing.net/smart-detox/smart-detox-jakarta-pusat/jual-smart-detox-murah-di-cempaka-putih-jakarta-pusat-dki-jakarta/

BPOM : Obat Ber-PPA Aman

JAKARTA, Tubuh Pengawas Obat serta Makanan (BPOM) meyakinkan kalau product obat batuk serta flu memiliki kandungan Phenylpropanolamine (PPA) yang mengedar di market dalam negeri aman dikonsumsi. Kepala BPOM Husniah Rubiana Thamrin Akib di Jakarta, Selasa, menyampaikan pihaknya kembali mengemukakan pemberitahuan itu lantaran hingga saat ini ada banyak anggota orang-orang yang bertanya keamanan product obat itu ke unit service pengaduan lewat surat elektronik serta pesan pendek. Jadi sekali lagi kami tegaskan kalau obat flu serta batuk memiliki kandungan PPA yang sudah memperoleh izin edar ditanggung aman apabila dikonsumsi sesuai sama ketentuan gunakan yang sudah diputuskan, kata Husniah. Pertanyaan orang-orang berkaitan keamanan obat flu serta batuk memiliki kandungan PPA sendiri bermula dari mengedarnya info mengenai pengumuman Tubuh Pengawas Obat serta Makanan Amerika Serikat (US-FDA) tertanggal 1 Maret 2009 tentang penarikan obat batuk serta flu memiliki kandungan PPA di negara itu. Tak benar ada pengumuman mengenai penarikan obat flu serta batuk ber-PPA pada 1 Maret 2009. US-FDA memanglah pernah menarik peredaran obat yang memiliki kandungan PPA lantaran disangka ada jalinan pada pemakaian PPA dosis tinggi pada obat pelangsing dengan perdarahan otak namun itu dikerjakan bln. November th. 2000, tuturnya. Selanjutnya Husniah menerangkan, di Indonesia pemakaian PPA cuma di setujui dipakai sebagai obat untuk menyingkirkan tanda-tanda hidung terhalang dalam obat flu serta batuk dan tak pernah di setujui dipakai sebagai obat pelangsing. Pada April 2001 BPOM juga telah memberi peringatan pada umum tentang batas aman pemakaian PPA dalam obat batuk serta flu dan referensi pada produsen untuk mencantumkan kandungan PPA dalam paket product obat. Kandungan PPA yang masihlah diijinkan dalam obat batuk serta flu dibawah 15 miligram per ukuran/dosis. PPA juga tak bisa dipakai dalam obat batuk serta flu untuk anak umur dibawah enam th., kata Deputi Bagian Pengawasan Product Teurapetik serta NAPZA BPOM Lucky S. Slamet. Lucky Slamet menyampaikan, batas aman pemakaian PPA dalam obat batuk serta flu sejumlah 75 miligram /hari. Jadi mengkonsumsi 15 miligram per ukuran relatif aman, tuturnya. Pemakaian PPA dalam obat batuk serta flu juga harus dibarengi dengan pencantuman peringatan tak bisa dipakai untuk pasien hipertensi serta hiperthyroid pada kemasannya lantaran bahan obat yang dipakai sebagai decongestan dalam obat batuk, flu, sinus dan alergi itu disangka bisa tingkatkan desakan darah. Resikonya sejenis itu juga dipunyai oleh bahan obat yang lain, sekian Lucky S. Slamet.

Advertisements